Home / Berita / Rossi Bicara Peluang Quartararo-Bautista Gabung Yamaha

Rossi Bicara Peluang Quartararo-Bautista Gabung Yamaha

Ketika proyek tim satelit baru Yamaha nyaris dipastikan bakal menggaet Franco Morbidelli di MotoGP musim depan, calon tandemnya pun masih merupakan tanda tanya besar. Dua kandidat terkuat adalah rider Angel Nieto Team, Alvaro Bauista dan rider Speed Up Racing Moto2, Fabio Quartararo.

Valentino Rossi, yang dikenal sebagai ikon Yamaha, akhirnya angkat bicara soal ini. The Doctor mengaku dirinya tak punya andil apa pun dalam menentukan siapa yang akan menjadi rider Yamaha-SIC, namun tetap memiliki opini tersendiri mengenai Bautista dan Quartararo.

“Saya tak tahu banyak soal ini. Tapi dari apa yang saya pahami, pilihannya antara Fabio atau Alvaro. Apa yang saya tahu, sama seperti orang lain, tak lebih dari itu,” ungkap sembilan kali juara dunia ini dalam sesi jumpa pers MotoGP Ceko di Automotodrom Brno pada Kamis (2/8).

Positif dan Negatif

Positif dan Negatif

Menurut Rossi, menggaet Quartararo merupakan risiko besar bagi Yamaha, mengingat rider Prancis itu masih berusia 19 tahun dan belum punya banyak pengalaman. Di sisi lain, Bautista yang telah delapan musim turun di MotoGP memiliki banyak pengalaman yang bisa menguntungkan Yamaha, mengingat ia pernah mengendarai Suzuki, Honda dan Ducati.

“Saya rasa mereka sangat berbeda. Di satu sisi, Fabio jelas cepat dan bertalenta, tapi belum berpengalaman. Di sisi lain, ada Alvaro yang punya pengalaman jauh lebih banyak di MotoGP, dan saya rasa ia adalah pilihan yang lebih aman. Saya rasa Fabio adalah pilihan yang kurang baik,” ungkapnya.

Quartararo Bisa Jadi Keuntungan Rossi

Quartararo Bisa Jadi Keuntungan Rossi

Rossi juga menekankan, fakta bahwa Quartararo belum menunjukkan performa yang konsisten di Moto2 bisa menjadi masalah tersendiri bagi Yamaha. Meski begitu, hal ini secara pribadi bisa menguntungkan Rossi. The Doctor pun bergurau bahwa dengan begitu, ia tak perlu susah payah melawan Bautista yang lebih berpengalaman.

“Tahun ini Fabio menjalani dua balapan yang sangat baik. Tapi Moto2 sulit dipahami. Di beberapa lintasan, Speed Up sangat cepat, tapi di lintasan lain mereka sangat kesulitan. Saya sendiri harus berpikir jika harus memilih Fabio atau Alvaro. Tapi keputusan tak di tangan saya. Kalau saya sendiri sih, pilih Fabio saja, dan Alvaro pakai motor lain!” tutupnya sembari tertawa.

About asiagol

Check Also

Raheem Sterling bisa menjadi lebih baik

Inggris – Pep Guardiola mengatakan Raheem Sterling bisa menjadi lebih baik setelah penampilannya yang “luar ...